Showing posts with label Benzooloo. Show all posts
Showing posts with label Benzooloo. Show all posts

Friday, 5 April 2019

Lirik Lagu Nyalakan - Benzooloo feat. Mimifly



Nyalakan obor di hati
Jalannya penuh raksasa
Harungi liku hidup yang berduri
Obor itu biar menyala

Terasakan sinaran mentari menyentuh kulit
Adrenalin kelabut
Janjikan tiada yang sulit
Renjisan kelenjar berfungsi dengan penuh makna
Suntikan darah kembara membara bagai magma

Tuangkan lebih suntingan
Kalau langsai produksi
Kudus dari penyulingan dan perilaku proaksi
Tapi, bukan cerita tentang osmosis terbalik
Nanti kalian singkat akal
Bagai tiada lampu trafik

Bertembung laluan yang tengah berkelikir
Berkelit dengan kencang
Hingga tidak sempat fikir
Gendong kelambu dan lampu
Satu tepung sagu
Sedia masuk dalam tu
Dan berlabuh labur lagu

Pengakuan yang disumpah
Wajib diakhiri
Bukan lagi budak kecil
Tarik cuping telinga kiri
Cuma lembaga biasa mencari entiti
Berdiri depan kaca tuk menilai kendiri

Nyalakan obor di hati
Jalannya penuh raksasa
Harungi liku hidup yang berduri
Obor itu biar menyala
Nyala nyala

Obor itu biar menyala
Harungi liku hidup yang berduri
Obor itu biar menyala

Lain orang lain cuaca
Laksana kian ganar perit berkata "Tidak"
Tanpa buat oarng tergusar
Hanya krusial labur waktu, dalam lubuk kutubkhanah
Agar saat dikerumun
Mampu laga tutup mata

Kutub mana?
Yang ketara lebih kontras, wajib tanya sentimen
Jika belum ada kompas, tersayat di dalam
Punca luar tiada parut
Tiada kimia yang cukup unggul buat semua larut

Jalan yang mana
Jalan mana yang harus ku
Pilih kanan atau kiri ku keliru
Rupa macam manusia oh rupanya serigala kelaparan

Dan aku hanyalah diriku
Dan mereka hanyalah mereka
Demi ilham yang dipinjamkan
Aku terus melangkah mewarnakan kegelapan

Nyalakan obor di hati
Jalannya penuh raksasa
Harungi liku hidup yang berduri
Obor itu biar menyala
Nyala nyala

Obor itu biar menyala
Harungi liku hidup yang berduri
Obor itu biar menyala

Cuba kira berapa berhimpun
Bawah bola disko, kontradiksi bertimbun
Sudah boleh rasa aura sang juara
Ku terapung di udara, di dalam bentuk suara

Di gegendang telinga, hilang mana mungkin
Itu satu sumpah
Pasti tidak mungkin
Yakin mampu tembus lubang masa
Dengan medium yang ada
Senang saja

Gelas separuh kosong
Siapa tolong tuang?
Kalau malas cari lubang untu gali peluang
Ruangan waktu
Diluangkan untuk kamu
Bagi sama rata
Supaya tidak gaduh

Nyalakan obor di hati
Jalannya penuh raksasa
Harungi liku hidup yang berduri
Obor itu biar menyala
Nyala nyala

Obor itu biar menyala
Harungi liku hidup yang berduri
Obor itu biar menyala

Nyalakan obor kembara
Nyalakan roh dan nawaitu
Nyalakan akal dan jiwa
Nyalakan obor semangat hatimu

Nyalakan obor kembara
Nyalakan roh dan nawaitu
Nyalakan akal dan jiwa
Nyalakan obor semangat hatimu


Tuesday, 8 November 2016

Lirik Dewi Seraya - Salammusik feat. Benzooloo



Dewi seraya
Bahtera asmara lega
Sampai disini saja
Sore datang memisah kita

Dewi seraya
Bahtera asmara lega
Sampai disini saja
Sore datang memisah kita

Hanya ada satu malam
Jadi cuba jangan bazir
Tunggu lagi lima minit
Kita tengok siapa pancit dulu
Aku penghulu dalam ini kampung
Apa yang bakal jadi biar aku tanggung

Ketok tanglong
kalau ingin exotic
Diatas katil bamboo
Mungkin lebih romantic

Dia ajar aku cara untuk joget
Rasa macam pertama kali
Naik jongkang - jongkit

Aku cuma takut bila tolak hancur
Nasib dia jenis yang bertolak ansur
Sore datang memisah tapi aku tidak kisah
Sebab kau bagi semua hingga tiada sisa

Dewi seraya
Bahtera asmara lega
Sampai disini saja
Sore datang memisah kita

Aku pancing siapa sangka dia sangkut joran
Walaupun aku kurang buat lawak macam jozan
Tiba tiba i disebelah u
Jampi pickup-line semua dalam bahasa melayu

Apa lagi, Buat macam kita bincang
Kalau jadi, Aku tidak perlu bimbang
Aku berani, Tentang yang kau ni bintang
Tutup telingan jangan dengar diorang bilang

Dewi seraya kau ni bahaya
Cepat percaya sepantas cahaya
Jangan banyak tanya Ini bukan kuiz
Takut nanti meletup
Kalau silap tekan suis

Dewi seraya
Bahtera asmara lega
Sampai disini saja
Sore datang memisah kita

Dewi seraya
Bahtera asmara lega
Sampai disini saja
Sore datang memisah kita

Oh dewi seraya tak mudah ku lupa
Oh dalam kegelapan dia bercahaya
Ehh dewi seraya tak pernah ku sangka
Oh rupanya aku yang diperguna

Dewi seraya bukan hanya kadang kadang
Mungkin itu sebab kau yang terbaik dari ladang
Dari sini ke seberang hantar kau jadi wakil
Kau sapu satu satu sebab ramai macam pasir

Hasil, itu juga kau dapat
Bila buat benda tanpa perlu ikut syarat
Rupanya kau pun dah berpunya
Bila sore pulanglah dengan kau punya

Dewi seraya
Bahtera asmara lega
Sampai disini saja
Sore datang memisah kita

Dewi seraya
Bahtera asmara lega
Sampai disini saja
Sore datang memisah kita